TERAS MUDA: UNIMUDA Sorong Dorong Hilirisasi Riset lewat Sinergi Kampus, NGO, dan Kampung Mitra SORONG 👁️️ 5
Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong menggelar TERAS MUDA — Temu Riset dan Ajang Sinergi Bersama UNIMUDA di UNIMUDA Convention Center (UCC), Kamis (30/4/2026). Berlangsung sejak pukul 08.00 WIT, kegiatan ini menjadi ruang diseminasi hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat terbaik dari para akademisi UNIMUDA Sorong, sekaligus wadah penguatan kolaborasi strategis bersama para mitra pembangunan di Tanah Papua.
Berbeda dari seminar hasil pada umumnya, TERAS MUDA dirancang sebagai forum pertemuan dua arah. Di satu sisi, para peneliti dan pelaksana pengabdian memaparkan temuan yang telah mereka hasilkan sepanjang periode penelitian. Di sisi lain, para pengguna hasil riset organisasi non-pemerintah, instansi pemerintah daerah, hingga masyarakat kampung menyampaikan umpan balik mengenai kebutuhan riil di lapangan. Pertemuan inilah yang diharapkan menjadi titik awal hilirisasi, agar temuan ilmiah tidak berhenti pada laporan akhir dan publikasi semata.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah lembaga non-pemerintah yang aktif di wilayah Sorong, di antaranya Yayasan EcoNusa dan Fauna & Flora International (FFI). Hadir pula perwakilan dinas-dinas terkait, serta aparat kampung dan tokoh masyarakat dari kampung mitra dan kampung binaan UNIMUDA Sorong yang selama ini menjadi lokasi pelaksanaan program penelitian dan pengabdian. Kehadiran lintas pihak ini menegaskan posisi TERAS MUDA bukan sekadar forum seremonial, melainkan ruang temu nyata antara dunia akademik dan para pemangku kepentingan yang berhadapan langsung dengan persoalan di lapangan.
"TERAS MUDA adalah cara kami memastikan riset yang lahir di UNIMUDA Sorong benar-benar menjawab persoalan masyarakat Papua. Kami tidak ingin hasil penelitian hanya tersimpan rapi di perpustakaan. Ia harus turun, dipakai, dan memberi manfaat," ujar Assoc Prof Dr Sirajjudin, M.Pd. Wakil Rektor V Bidang Riset, Inovasi, dan Kerjasama UNIMUDA Sorong, dalam sambutannya.
Sejumlah hasil riset dan pengabdian unggulan dipresentasikan dalam forum tersebut, mencakup bidang pendidikan, lingkungan dan konservasi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pemanfaatan potensi lokal berbasis kearifan Papua. Setiap pemaparan dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka bersama mitra, sehingga peluang tindak lanjut dapat diidentifikasi sejak di ruang forum.
Menurut Hendra Sudirman, M.Si., Ketua LPPM UNIMUDA Sorong, pendekatan ini sengaja dipilih untuk memperpendek jarak antara laboratorium dan lapangan. "Selama ini tantangan terbesar bukan pada produksi risetnya, melainkan pada keberlanjutannya. Melalui TERAS MUDA, kami mempertemukan peneliti dengan pihak yang benar-benar membutuhkan hasil riset tersebut, sehingga tindak lanjutnya lebih tepat sasaran," jelasnya.
Kehadiran EcoNusa dan FFI turut memperkuat dimensi kolaboratif acara ini, khususnya pada isu pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan dan penguatan kapasitas masyarakat kampung, sejalan dengan program kedua lembaga yang selama ini bekerja beriringan dengan komunitas adat di wilayah Sorong Raya. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang penjajakan skema kerja sama yang lebih terstruktur antara lembaga riset kampus dan mitra pembangunan berbasis lingkungan.
Keterlibatan langsung perwakilan kampung mitra dan kampung binaan dalam forum turut menjadi sorotan. Selama ini kampung-kampung tersebut kerap berperan sebagai lokasi pelaksanaan riset dan pengabdian; melalui TERAS MUDA, mereka turut duduk dalam forum diskusi untuk menyampaikan kebutuhan dan masukan langsung kepada para akademisi, sekaligus menegaskan posisi masyarakat sebagai mitra sejajar, bukan sekadar objek penelitian.
Sebagai tindak lanjut, UNIMUDA Sorong berencana menyusun peta jalan riset kolaboratif bersama para mitra, memperluas skema kerja sama formal, serta memastikan kampung mitra dan kampung binaan memperoleh pendampingan yang berkelanjutan. Forum ini juga menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah secara utuh, sejalan dengan semangat Ilmu amaliah dan amal ilmiah.
Dengan mengusung tagline "Terbang Tanpa Batas", UNIMUDA Sorong menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya produktif menghasilkan karya ilmiah, tetapi juga hadir dan berdampak di tengah masyarakat Papua. (*SLR)