Sosialisasi Program Kosabangsa 2024 di Papua: Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi untuk Pemberdayaan Masyarakat 👁️️ 280

By Operator Website Kamis, 01 Agustus 2024 | 14:56 pm Berita

Sosialisasi Program Kosabangsa 2024 di Papua: Dorong Kolaborasi Perguruan Tinggi untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sorong (1 Agustus 2024) – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Dana Riset dan Pengembangan Teknologi Masyarakat (DRTPM) bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (Unimuda) sukses menggelar kegiatan sosialisasi Program Kosabangsa Tahun 2024 yang berlangsung di Hotel Aimas and Convention Center, Kabupaten Sorong, pada 26-27 Juli 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi perguruan tinggi di Papua dalam pelaksanaan Program Kosabangsa, sebuah program kolaborasi strategis yang digagas oleh DRTPM.

Sosialisasi ini dilaksanakan dengan metode hybrid, di mana peserta dapat hadir secara luring maupun daring. Sebanyak 28 perguruan tinggi turut berpartisipasi, dengan 9 perguruan tinggi mengikuti secara luring dan 19 perguruan tinggi lainnya mengikuti secara daring. Total peserta luring mencapai 118 orang, sementara jumlah viewers daring tercatat sebanyak 447 per 1 Agustus 2024. Antusiasme dari berbagai perguruan tinggi di Papua mencerminkan tingginya minat untuk terlibat dalam upaya pemberdayaan masyarakat melalui program ini.

Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Rektor Unimuda Sorong dan diisi oleh sejumlah narasumber ahli dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Diskusi panel dibagi menjadi dua sesi, di mana setiap sesi membahas berbagai aspek penting dari Program Kosabangsa. Prof. Dr. Okid Parama Astirin, MS, dan Prof. Dr. Ir. Muhammad Taufik, M.Si., dalam sesi pertama, menyampaikan materi tentang deskripsi program, penerapan teknologi, serta strategi menganalisis masalah di masyarakat. Sedangkan sesi kedua yang diisi oleh Prof. Dr. Revolson Alexius Mege, MS, dan Muhammad Satria menekankan pentingnya pengelolaan anggaran, pelaporan keuangan, serta sinergi dengan mitra pemerintah.

Selama sosialisasi, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman komprehensif mengenai pelaksanaan Program Kosabangsa, tetapi juga membangun jaringan kolaborasi antara perguruan tinggi di Papua. Salah satu hasil nyata dari kegiatan ini adalah terbentuknya kesepakatan kerja sama antara Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Universitas Papua, dan Universitas Musamus Merauke, untuk bersama-sama mengajukan proposal program sebagai tim pelaksana dan pendamping.

Ketua Panitia Lokal, Hendra Sudirman, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan agar perguruan tinggi di Papua dapat berkontribusi lebih dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya. “Kami berharap sosialisasi ini mendorong perguruan tinggi di Papua untuk semakin aktif berpartisipasi dalam Program Kosabangsa. Kolaborasi yang terjalin melalui kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat Papua,” tuturnya.

Program Kosabangsa sendiri merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk membangun sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Di Papua, program ini memiliki potensi besar untuk mengatasi berbagai tantangan, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam dan potensi lokal.

Dengan suksesnya pelaksanaan sosialisasi ini, diharapkan perguruan tinggi di Papua dapat semakin berperan aktif dalam Program Kosabangsa, memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Papua.

*HS

By Operator Website Kamis, 01 Agustus 2024 | 14:56 pm

Artikel Terbaru