BPKH dan Lazismu Bersama UNIMUDA Sorong Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Pesisir dan Santri di Papua Barat Daya 👁️️ 14

By Operator Website Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:11 am Berita

BPKH dan Lazismu Bersama UNIMUDA Sorong Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Pesisir dan Santri di Papua Barat Daya

Sorong, Papua Barat Daya – Semangat berbagi dan kepedulian sosial pada momentum Iduladha 1447 Hijriah kembali diwujudkan melalui kolaborasi antara Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Lazismu, dan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong. Melalui program kemaslahatan dan penyaluran hewan kurban, ketiga lembaga tersebut menyalurkan bantuan hewan kurban ke tiga lokasi berbeda, yakni Kampung Arar, Kampung Warmon Kokoda, dan Ma’had Bilal Bin Rabah UNIMUDA Sorong.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat ibadah kurban kepada masyarakat yang berada di wilayah pesisir, komunitas adat, serta lembaga pendidikan Islam yang menjadi pusat pembinaan generasi muda. Selain menghadirkan manfaat berupa pemenuhan kebutuhan pangan, kegiatan tersebut juga memperkuat nilai gotong royong, solidaritas sosial, dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Penyerahan Sapi Kurban di Kampung Arar Bertepatan dengan Kunjungan Menteri

Salah satu momen yang paling berkesan dalam rangkaian penyaluran kurban tahun ini berlangsung di Kampung Arar, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong. Sebanyak satu ekor sapi kurban dengan berat hidup sekitar 416 kilogram disalurkan kepada masyarakat setempat.

Penyerahan sapi kurban dilaksanakan pada 27 Mei 2026 dan menjadi bagian dari agenda kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.,  ke Pulau Arar. Pada kesempatan tersebut, Menteri hadir untuk meresmikan hasil revitalisasi SMA UNIMUDA Pulau Arar yang telah menjadi salah satu simbol kemajuan pendidikan di wilayah kepulauan Kabupaten Sorong.

Di hadapan masyarakat, tokoh adat, guru, siswa, dan tamu undangan, sapi kurban dari BPKH dan Lazismu diserahkan secara simbolis kepada panitia kurban kampung. Kehadiran Menteri dalam prosesi tersebut memberikan makna tersendiri bagi masyarakat Arar karena selain menerima perhatian di bidang pendidikan, mereka juga memperoleh manfaat langsung dari program sosial-keagamaan yang diselenggarakan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Setelah proses penyembelihan, daging kurban dibagikan kepada 129 rumah yang tersebar di Kampung Arar. Setiap rumah menerima sekitar 1 kilogram daging kurban. Sebagian rumah tersebut dihuni oleh lebih dari satu kepala keluarga, bahkan terdapat rumah yang ditempati hingga tiga kepala keluarga, sehingga jumlah penerima manfaat yang merasakan berkah kurban menjadi lebih luas.

Bagi masyarakat Arar yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan aktivitas pesisir, distribusi daging kurban menjadi salah satu bentuk kepedulian yang sangat berarti, terutama dalam memperkuat rasa kebersamaan pada momentum Hari Raya Iduladha.

Menjangkau Masyarakat Adat Kokoda di Kampung Warmon

Komitmen menghadirkan manfaat kurban secara merata juga diwujudkan melalui penyaluran hewan kurban ke Kampung Warmon Kokoda, Distrik Mayamuk. Kampung yang dihuni oleh masyarakat Kokoda tersebut menerima satu ekor sapi kurban dengan berat hidup sekitar 353 kilogram.

Penyembelihan sapi dilaksanakan pada 27 Mei 2026 dengan melibatkan panitia lokal dan masyarakat setempat. Sejak pagi hari, warga bergotong royong mempersiapkan lokasi penyembelihan, pengolahan, hingga pendistribusian daging kurban.

Hasil penyembelihan kemudian dibagikan kepada 219 kepala keluarga yang telah terdata sebelumnya. Masing-masing keluarga menerima sekitar 0,5 kilogram daging kurban. Pembagian dilakukan secara tertib dan merata agar seluruh keluarga dapat menikmati manfaat dari ibadah kurban yang disalurkan melalui program kemaslahatan BPKH dan Lazismu.

Penyaluran kurban ke Kampung Warmon Kokoda memiliki nilai strategis karena menyasar masyarakat yang berada di wilayah pinggiran dan masih menghadapi berbagai keterbatasan akses terhadap berbagai program sosial. Kehadiran program kurban tersebut menjadi simbol kepedulian umat sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antara masyarakat perkotaan dan masyarakat adat di wilayah pesisir Papua Barat Daya.

Bagi warga Kampung Warmon, kegiatan kurban bukan sekadar pembagian daging, melainkan juga momentum mempererat hubungan sosial antarkeluarga dan membangun semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Empat Ekor Kambing untuk Santri Ma’had Bilal Bin Rabah

Selain menyasar masyarakat umum, program kurban tahun ini juga memberikan perhatian kepada kalangan santri melalui penyaluran hewan kurban ke Ma’had Bilal Bin Rabah UNIMUDA Sorong.

Sebanyak empat ekor kambing disalurkan kepada pengelola ma’had untuk dimanfaatkan oleh para santri yang tinggal di asrama. Hewan kurban tersebut disembelih pada 29 Mei 2026, kemudian dagingnya diolah dan dikonsumsi bersama oleh para penghuni ma’had.

Saat ini Ma’had Bilal Bin Rabah menjadi tempat pembinaan bagi 117 santri yang berasal dari berbagai daerah di Papua dan luar Papua. Selain menjalani pendidikan formal di UNIMUDA Sorong, para santri juga mendapatkan pembinaan keislaman, penguatan karakter, serta pendidikan kepemimpinan.

Melalui penyaluran empat ekor kambing tersebut, para santri tidak hanya memperoleh manfaat dalam bentuk konsumsi daging kurban, tetapi juga memperoleh pengalaman pembelajaran mengenai makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang menjadi inti dari perayaan Iduladha.

Pengelola ma’had menyambut baik bantuan tersebut karena dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan antar-santri sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh berbagai lembaga kepada dunia pendidikan Islam.

Kolaborasi Kemaslahatan yang Menjangkau Daerah Terdepan

Program penyaluran hewan kurban ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana kemaslahatan yang dikelola BPKH untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. Melalui sinergi dengan Lazismu sebagai lembaga filantropi Muhammadiyah dan UNIMUDA Sorong sebagai mitra pelaksana di daerah, distribusi hewan kurban dapat menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan secara lebih efektif.

Keterlibatan UNIMUDA Sorong juga menunjukkan peran perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga aktif dalam pengabdian kepada masyarakat. Melalui jaringan kampus yang dekat dengan masyarakat pesisir dan komunitas adat, program-program sosial dapat dilaksanakan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, penyaluran satu ekor sapi kurban di Kampung Arar, satu ekor sapi kurban di Kampung Warmon Kokoda, dan empat ekor kambing di Ma’had Bilal Bin Rabah telah memberikan manfaat kepada 129 rumah di Arar, 219 kepala keluarga di Warmon Kokoda, serta 117 santri di lingkungan UNIMUDA Sorong.

Melalui kolaborasi ini, BPKH, Lazismu, dan UNIMUDA Sorong berharap nilai-nilai kurban tidak berhenti pada ritual penyembelihan semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta menghadirkan keberkahan yang dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Papua Barat Daya.


*HS

By Operator Website Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:11 am

Artikel Terbaru